Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Bergerak ke Makkah, Calhaj Langsung Umrah

Bergerak ke Makkah, Calhaj Langsung Umrah

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (11)

MAKKAH-Para calon jamaah haji (calhaj) berangsur-angsur  bergerak dari Madinah ke Makkah. Menggunakan bus, kemarin petang (10/10) waktu setempat atau tadi malam WIB, calhaj asal Jambi (BTH I) yang sudah 8 hari di Madinah akan menuju Makkah. Diperkirakan jelang tengah malam atau dini hari waktu setempat, mereka yang kali pertama bergerak akan sampai ke Makkah. Jarak Madinah ke Makkah sekitar 7 jam. ’’Kami Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH, Red) Daerah Kerja Makkah,’’ ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat di Syisyah, Makkah, kemarin. Mereka akan melakukan ihram umrah di Bir Ali, Madinah. Selanjutnya istirahat di pemondokan sejenak, kemudian melakukan umrah.
’’3 bus siap dioperasikan besok Subuh (Subuh tadi, Red) untuk mengangkut calon haji yang tinggal di pemondokan di Mahbas Jin ke Masjidil Haram,’’ ujar Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Heryawan Hadi Kusumah kepada wartawan di kantor Misi Haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, kemarin (10/10).
Sementara itu, bus rombongan calon jamaah haji (calhaj) dari kloter 24 Embarkasi Solo (SOC) mengalami kecelakaan, Senin (10/10) pagi waktu setempat. Bus yang ditumpangi dari Jeddah menuju Madinah diduga oleng di kilometer 150 antara Jeddah-Madinah, sehingga menabrak bukit berbatu. Sedikitnya delapan orang mengalami luka-luka. Sekadar diketahui, jarak Jeddah-Madinah sekitar 450 km.
’’Kejadiannya kira-kira pukul 08.00, karena kami berangkat Subuh dari Jeddah. Lima orang dibawa ke rumah sakit, tiga orang luka ringan,’’ kata Darmojo, seorang penumpang bus di Terminal Hijrah, Madinah, Arab Saudi, Senin (10/10).
Setiap kloter biasanya terdiri atas 10 rombongan. Setiap rombongan berisi 45 orang, mendapatkan masing-masing satu bus menuju Madinah. Belum diketahui rombongan berapa dari SOC 24 yang mengalami kecelakaan.
Menurut jadwal kloter 24 SOC tiba di Jeddah pada pukul 22.15 waktu Arab Saudi atau 02.15 WIB. Kepada wartawan, Darmojo mengatakan, beberapa saat setelah kecelakaan, bus yang ditumpanginya diganti dengan bus lain, sehingga bisa sampai ke Terminal Hijrah. Akibat kecelakaan tersebut, bagian depan bawah bus ringsek. ’’Alhamdulillah semua penumpang selamat,  meski ada yang luka,’’ kata Eni, seorang calhaj asal Grobogan, Jawa Tengah.
Kepala Panitia Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah Akhmad Jauhari meninjau langsung rombongan jemaah haji yang mengalami kecelakaan tersebut di Terminal Hijrah, Madinah. Namun Akhmad belum memberikan keterangan lebih lanjut karena masih mengumpulkan data.
Sementara itu, dari data Siskohat, seorang calon jamaah haji meninggal lagi. Dedeh Misyanah binti H. Ahmad Sutia, calhaj Jawa Barat, yang berusia 60 tahun meninggal dunia di Madinah, Senin (10/10) pukul 01.20 waktu setempat. Almarhumah merupakan jamaah haji dari kloter 17 JKS dan meninggal dunia di pemondokannya di sektor 3. Dengan demikian, total calhaj yang wafat sebanyak empat orang. Calhaj yang meninggal sebelumnya adalah Kasiyah, 78, asal Kebumen, Marhadi, 50, asal Bangkalan, dan Andi Sutriany Amra, 60, dari Sulawesi Selatan.
Dari Jeddah, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Syairozi Dimyati mengaku, sepekan calon jamaah haji Indonesia tiba di Tanah Suci. Secara umum pelayanan calhaj berjalan lancar. ’’Secara umum pekan pertama tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya,’’ ujar Syairozi kepada wartawan.
Di Madinah juga secara umum berlangsung lancar, penempatan jamaah haji di pemondokan dan katering berlangsung lancar. ’’Hanya saja ada beberapa kejadian keamanan di Madinah,’’ ujar Syairozi.
Sementara itu, jika calhaj ingin membeli oleh-oleh buat mereka yang ada di Indonesia tak perlu khawatir. Banyak penjual oleh-oleh atau cenderamata di dekat Masjidil Haram, Makkah. Seperti di Gaza. Deretan kios menjajakan cenderamata dan oleh-oleh. Ada sajadah kecil dan besar, peci haji bermacam-macam warna, tasbih berbagai ukuran, dan siwak. Harganya pun terjangkau. Tinggal berani menawar saja. Jangan sampai tidak ditawar. Bahkan, karena persaingan banyak kios yang berjejer, ada sejumlah kios yang menarik pembeli dengan tulisan everything 2 riyal, semua harganya 2 riyal. Dari pantaun INDOPOS, macam-macam cenderamata seperti tas gelas bergambar Masjidil Haram dan Ka’bah dijual 2 riyal. ’’Semua dua riyal,’’ ujar seorang pedagang asal Bangladesh kemarin. (zul)

About these ads
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: