Beranda > KEMENPORA > Mengusung Semangat PON Pertama di Solo

Mengusung Semangat PON Pertama di Solo

HARI Olahraga Nasional (Haornas) bukan sekadar bicara kegiatan rutin tahunan. Tapi, hendaknya mampu memupuk semangat olahraga, sehingga dapat mengobarkan semangat perjuangan. Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Boediono pada puncak peringatan Haornas ke-28 di gedung Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, kemarin (9/9). ’’Olahraga berperan penting mengobarkan perjuangan. Itu bisa dilihat saat PON pertama digelar di Solo pada 1948. Seyogyanya tidak melupakan itu semua. Olahraga juga berperan dalam pembangunan dan membentuk pribadi sehat dan mulia. Olahraga mengembangkan semangat prestasi yang baik dan kompetisi yang sehat. Sikap-sikap itu membentuk masyarakat yang unggul dan pada gilirannya bangsa yang unggul,’’ kata Boediono.
Dengan demikian, lanjutnya, para atlet dapat mengukir prestasi yang membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional. ’’Kalau jujur, kita belum puas. Dalam membangun olahraga Indonesia jauh dari harapan kita. Makanya butuh introspeksi yang jujur dan objektif. Ini bukan melemahkan kepercayaan diri, tapi menjadi pemicu semangat untuk melakukan perbaikan. Perbaikan terhadap apa-apa yang kurang. Ruang untuk perbaikan masih cukup luas,’’ jelasnya.
Wapres juga mengatakan, pembangunan olahraga harus sebagai gerakan nasional.’’Saya melihat, jika diberi peran yang pas kepada masyarakat dan dunia usaha, responsnya positif. Kuncinya koordinasi, tidak bertabrakan satu sama lain, tapi saling melengkapi,’’ tegasnya. Selain itu, sasaran olahraga adalah generasi muda. Ini tentunya dimulai dari anak-anak usia dini.’’Dari sini akan lahir bibit-bibit unggul. Pendidikan dan pembinaan olahraga adalah bagian yang tak terpisahkan,’’ imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Wapres juga berharap pada multi even SEA Games 2011 di Jakarta dan Palembang serta ASEAN Para Games nanti dapat mengharumkan nama bangsa.’’Marilah kita tunjukkan prestasi dan tuan rumah yang baik,’’ ujarnya.
Sementara Menpora Andi A. Mallarangeng mengatakan, sebagai tuan rumah SEA Games dan ASEAN Para Games 2011, kita semua beserta para atlet Indonesia bertekad untuk menjadi yang terbaik dengan menjadi juara umum. ’’Mereka semua sedang melakukan berbagai persiapan untuk meraih prestasi tertinggi. Mari kita dukung mereka untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,’’ kata Menpora.
Setelah itu, tahun depan menghadapi Olimpiade ke-30 di London, sembari menyelenggarakan PON 2012. Pada 2013 akan menjadi tuan rumah Islamic Solidarity Games sekaligus berpartisipasi pada SEA Games ke-27 di Myanmar. Selanjutnya ada Asian Games pada 2014 di Korea Selatan. Indonesia juga terus berpartisipasi dalam berbagai ajang olahraga internasional lainnya seperti Asian Beach Games, Asian Indoor Games, Universiade, Youth Olympics, serta juga Special Olympics.  ’’Oleh karena itu, pembinaan olahraga harus dilaksanakan secara berkelanjutan, berjenjang, dan berlapis. Hanya dengan itu, semangat PON pertama di Solo dapat terus mewujudkan olahraga sebagai wahana perjuangan untuk mengharumkan nama bangsa dan negara. Yang penting bukan seremoninya Haornas, tapi mengajak anak-anak Indonesia dan masyarakat berolahraga sehingga dapat menghasilkan prestasi yang bisa mengharumkan bangsa dan negara,’’ pungkasnya. (zul)

Terbit di Koran harian pagi ibu kota INDOPOS Tanggal 10 September 2011


Iklan
Kategori:KEMENPORA
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: