Beranda > ANCOL > Pupuk Remaja Cinta Lingkungan

Pupuk Remaja Cinta Lingkungan

Terbit di Koran harian pagi ibu kota INDOPOS Tanggal 4 September 2011

Gelar Teens Go Green
JAKARTA-Untuk memupuk kecintaan remaja terhadap lingkungan, PT. Pembangunan Jaya Ancol (PJA) Tbk, mempunyai program Teens Go
Green (TGG). Tujuannya menjadikan generasi muda sebagai agen perubahan di bidang lingkungan. Program itu diluncurkan oleh Gubernur DKI Fauzi Bowo, pada akhir Desember 2007.
    ’’Yang me-launching kita (PJA, Red) bekerja sama dengan Yayasan Kehati atau Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta,’’ ujar Community Development Manager PT. PJA Tbk Rika Lestari, saat ditemui INDOPOS di ruang kerjanya Kamis (18/8).
    Dalam perjalanan awalnya, pihaknya kata dia, merekut 80 sekolah
dalam hal ini tingkat SMA sederajat untuk program TGG. Satu sekolah
mengirimkan perwakilan 3 siswa.’’Program ini menjadikan anak-anak sebagai agent of change. Mereka juga konsen di isu-isu lingkungan,’’ terang Rika.
    Karena perusahaannya tidak ahli lingkungan, pihaknya, kata dia, sengaja
merangrangkul Yayasan Kehati. Apalagi mereka punya mitra seperti Transformasi Hijau, Rimbawan Muda Indonesia, dan Yayasan Terumbu Karang Indonesia.’’Untuk program pelestarian lingkungan, memang harus holistik yang diajarkan. Mulai dari hulu hingga ke hilir. Sebab, kalau hanya konsen di hilir saja, hulu tidak dipedulikan, percuma. Sebab, banjir juga berasal dari hulu. Jadi kita kasih para pelajar semua,’’ jelas Rika.
    Untuk hulu, pihaknya bekerja sama dengan Rimbawan Muda Indonesia. ’’Itu salah satu LSM yang konsen dengan lingkungan di daerah Bogor,’’ ujarnya. Adapun untuk di tengah, di perkotaan bekerja sama dengan
Transformasi hijau.’’Di hilir kita bermitra dengan teman-teman dari Terumbu Karang Indonesia,’’ terangnya.
    Isi materi untuk peserta TGG dari hulu dan hilir itu, kata Rika, didukung teman-teman dari Kehati.’’Mereka ini yang punya jejaring yang luar biasa dengan LSM-LSM yang konsen di bidang lingkungan,’’ terangnya.
  Anggota TGG ada 210 siswa. Dari jumlah tersebut, yang sangat aktif hanya 50 anak. Anggota TGG terbagi tiga tingkatan. Yakni hijau untuk senior. Anggotanya di antaranya mahasiswa yang dulunya pelajar SMA yang ikut program dari awal. Kemudian tingkat biru, atau pertengahan. Sedangkan untuk tingkatan awal adalah hijau.
 ’’Adapun yang 50 orang, sudah jadi agen perubahan. Kegiatan banyak
banget, mereka kampanye di mana-mana. Mereka juga selalu ikut kegiatan
lingkungan seperti car free day dan sebagainya,’’ terang Rika.
    Lebih lanjut dia mengatakan, PJA juga memberikan dukungan bagi
perkembangan TGG. Seperti memberikan tempat untuk laboratorium lingkungan.’’Anak-anak bisa belajar di Ancol, seperti di Gelanggang Samudera. Berbasis biologi, belajar eksosistem laut di pantai juga banyak yang bisa digali untuk pengetahuan,’’ terang wanita berjilbab tersebut.
    Selain itu, kata dia, pihaknya juga mengajak TGG mengkampenyakan bebas styrofoam serta bahayanya menggunakan bahan tersebut pada makanan dan minuman.’’Kita ajak mereka untuk ikut dalam kampanye bebas styrofoam,’’ terangnya.
 Rika menambahkan, TGG pada Minggu (21/8) menggelar musyawarah besar. ’’Agendanya cukup padat, dari pagi hingga malam. Pembicaraan seputar lingkungan,’’ pungkasnya. (dai)

Iklan
Kategori:ANCOL
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: