Beranda > KEMENPORA > FIPOB VI Berlangsung Meriah

FIPOB VI Berlangsung Meriah

Dibuka Wapres, Menpora Ajak Pemuda Lebih Peduli Bahari
LOMBOK-Festival Internasional Pemuda dan Olahraga Bahari (FIPOB) VI tahun 2011 yang diselenggarakan pada tanggal 11- 17 Juni 2011 di Nusa Tenggara Barat (NTB), berlangsung meriah. FIPOB yang dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono di Pantai Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Senin (11/7), dihadiri puluhan ribu orang. Mereka berharap dengan festival bertaraf internasional ini, daerah wisata Lombok lebih dikenal lagi di mancanegara dan dapat meningkat perekonomian masyarakat.
Wakil Presiden (Wapres) Boediono mengatakan, FIPOB merupakan kegiatan multieven yang tidak sekadar menginspirasi dan menumbuhkan kecintaan bahari.  ’’Tetapi juga memberikan ruang pemuda untuk berkreasi dan prestasi serta memberikan akses memperkuat kemitraan dengan pemuda mancanegara. FIPOB juga sebagai bagian promosi pariwisata daerah ke ranah international,’’ kata Boediono saat sambutan pembukaan.
Wapres menambahkan, FIPOB juga memberi akses pada pemuda untuk mengakses dengan dunia luar. FIPOB menggelorakan pemuda untuk cinta bahari. ’’Hal ini penting, karena Indonesia adalah negeri yang unik, karena 75 persen wilayahnya berupa lautan, sedang daratannya hanya seluas 25 persen. Jadi  lautan yang demikian luas ini harus benar-benar dimanfaatkan,’’ kata Wapres.
Menurut Wapres, Indonesia memiliki wilayah sangat luas, tapi sumberdayanya belum dimanfaatkan secara maksimal. ’’Kita belum memanfaatkan lautan yang luas itu sebagai sumber kehidupan. Karena itu budaya bahari perlu kita tanamkan kembali. Pemuda dan anak-anak kita harus kita dorong untuk mencintai dan memanfaatkan bahari,’’ katanya.
Wapres berharap, FIPOB  tidak hanya sekadar ajang prestasi olahraga bahari, tetapi juga mengajak untuk memanfaatkan sepenuhnya bahari. ’’Melalui FIPOB, para pemuda juga harus menjaga wilayah kelautan dan menjaga keutuhan wilayah,’’ tegasnya.
Usai sambutan,Wapres didampingi Menpora Andi A. Mallarangeng dan Gubernur NTB TGH  M Zainul Majdi membuka FIPOB VI tahun 2011 yang mengangkat tema Pemuda Berprestasi, Bahari Lestari dengan menekan tombol sirine. Wapres juga menaikkan layang-layang tradisional Lombok, kemudian menyerahkan bantuan berupa perahu naga kepada Pemerintah Provinsi NTB. Perahu bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga diterima gubernur NTB. Pembukaan FIPOB juga dimeriahkan parade perahu tradisional. Sebanyak 120 perahu milik nelayan Desa Kuta berbaris dan melaju di pantai. Meriahnya acara pembukaan FIPOB ditandai dengan membeludaknya masyarakat, membuat jalan menuju kawasan Pantai Mandalika macet.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi A. Mallarangeng yang hadir dalam pembukaan mengatakan, FIPOB merupakan bagian dari pengembangan pariwisata bahari. Menurut dia, saat ini potensi sekitar 81 ribu km panjang garis pantai, sebagian belum dimanfaatkan potensinya. ’’Padahal potensinya luar biasa, baik itu lautnya, pantai, maupun masyarakat di pulau-pulau. Makanya, kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga mengajak pemuda-pemudi bagaimana memikirkan potensi pantai yang luar biasa ini,’’ kata Andi.
Dengan adanya FIPOB ini, ungkap Andi, pemuda-pemuda diharapkan lebih peduli kepada kebaharian dan mengembangkan olahraga yang ada di sepanjang pantai. ’’Kita ingin mendorong potensi-potensi kebaharian di seluruh negeri. Para pemuda diharapkan lebih peduli dan memanfaatkan laut dan pantai,’’ tandasnya.
’’Kembangkan olahraga-olahraga pantai, bukan hanya untuk rekreasi, tetapi juga meraih prestasi. Di dunia saat ini olahraga pantai terus berkembang. Kalau kita memiliki pantai dan laut yang demikian panjang dan luas, tetapi kita tidak memanfaatkannya dengan baik, maka yang memanfaatkan nanti justru orang lain,’’ kata mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhotono tersebut.
Menpora menjelaskan, tahun lalu FIPOB diselenggarakan di Banten, tahun ini di NTB, mudah-mudahan tahun depan di Riau. Tahun ini NTB terpilih, karena pantai dan lautnya luar biasa serta banyak mengundang para wisatawan. Menurutnya, masih banyak lagi pantai-pantai di Indonesia yang layak dikembangkan.’’Para pemuda perlu peduli mengembangkan olahraga bahari, karena berkaitan dengan pengembangan pariwisata. Kalau olahraga pantai berkembang, maka pariwisata juga akan ikut berkembang. Dan pada gilirannya masyarakat di sekitar juga dapat mengembangkan perekonomiannya, misalnya dengan membuka rumah makan, membuka hotel atau penginapan, serta membuat dan menjual suvenir,’’ jelasnya. (gin/kgi)

Terbit di Koran harian pagi ibu kota INDOPOS Tanggal 19 uli 2011

Iklan
Kategori:KEMENPORA
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: