Beranda > KEMENPORA > Optimistis SEA Games 2011 Sukses

Optimistis SEA Games 2011 Sukses

Ribuan Masyarakat Palembang Berdoa dan Beri Dukungan
PALEMBANG-Perhelatan SEA Games yang akan digelar November mendatang mendapat dukungan penuh dari segenap lapisan masyarakat Palembang. Setidaknya itu terlihat pada Rabu malam (3/8). Ribuan masyarakat Kota Pempek, ikut memberikan doa dan dukungan agar pelaksanaan pesta olahraga se-Asia Tenggara itu bisa berlangsung sukses.
Bentuk dukungan masyarakat Palembang ini memang sangat tampak pada acara doa bersama 100 Hari Menuju SEA Games 2011. Acara yang digelar di Masjid Agung, Palembang, itu disesaki ribuan masyarakat. Lantai dasar penuh. Lantai dua masjid, juga demikian.
Turut hadir pada kesempatan itu di antaranya Ketua MUI Sumsel KH.M Sodikun, Ketua Umum KONI Pusat Rita Sobowo, Ketua Panitia SEA Games Rahmat Gobel serta Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. ’’Awalnya banyak yang skeptis kalau Palembang mampu menjadi tuan rumah SEA Games. Tapi setelah melihat sejumlah persiapan dan ikut didoakan ribuan masyarakat Palembang, saya yakin SEA Games akan berjalan dengan baik,’’ tutur Andi Rabu (3/8).
Usai doa bersama, alumnus Universitas Gadjah Mada itu berharap bahwa penyelenggaraan SEA Games 2011 nanti bisa berjalan sukses. Baik prestasi, penyelenggaraan, maupun ekonomi rakyat.
Respons positif ditunjukkan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. Dia mengaku sangat bangga daerahnya bisa tampil sebagai tuan rumah mengingat SEA Games ini merupakan sejarah baru bagi Palembang.
’’Inilah ajang SEA Games kali pertama yang diadakan di luar Jakarta dan di luar Pulau Jawa. Oleh karena itu atas nama pemerintah Sumsel, saya  mengucapkan terima kasih sebesar-sebesarnya karena telah mempercayakan Palembang sebagai tuan rumah SEA Games, termasuk masyakat Palembang,’’ tutur Alex.
Yang menarik Sumsel sebagai  salah satu kota penyelenggaraan SEA Games 2011, November nanti, berencana menggratiskan seluruh pertandingan pesta olahraga se-Asia Tenggara. Tujuannya, apalagi kalau bukan menarik animo masyarakat dalam memberikan dukungan kepada skuad Merah Putih.’’Kami tidak ingin membatasi. Barangkali tidak dipungut bayaran,’’ papar Alex Noerdin, di sela count down 100 hari SEA Games, Rabu (3/8).
Pemegang kendali pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan itu punya alasam yang cukup kuat soal ini. Pasalnya, saat pernah mencoba menarik bayaran pada saat Kejuaraan Bola Voli Antarklub Asia, akhir Juli silam, penontonnya tidak sesuai harapan. ’’Kalau pun dikenakan biaya, mungkin baru bisa dilaksanakan pada saat final,’’  tambahnya.
Pria kelahiran Palembang, 9 September 1950 itu beralasan untuk  pembatasan. ’’Final harus dibatasi, karena ada aturan yang menyebutkan kalau terlalu ramai tidak boleh. Batasannya nanti adalah kuota tempat duduk. Jika sudah penuh, tidak boleh lagi ada penonton tambahan supaya nggak menganggu pertandingan,’’ urainya.
Pada SEA Games 2011 nanti, ada 22 cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Palembang. Cabor menembak, bola voli, panjat tebing, ski air, petanque, biliar,  gulat, senam, dan akuatik bakal dihelat di Kota Pempek ini. Begitu juga dengan atletik, baseball, softball, sepatu roda, panjat tebing, ski air, sepak takraw, tinju, sepatu roda, bridge, catur, tenis dan soft tenis.’’Indonesia khususnya, Palembang, siap menjadi tuan rumah yang baik sebagai penyelenggara SEA Games 2011. Jadi kalau pun dikenakan biaya itu semata-mata untuk pembatasan,’’ paparnya lagi.
Sementara itu, count down 100 hari perhelatan SEA Games 2011 berlangsung sederhana. Rencana spektakuler kelas tinggi yang sedianya melibatkan sejumlah penyanyi terkenal ditiadakan. Sebagai gantinya, Indonesia South East Asia Games Organizing Committee (Inasoc) Palembang menggelar acara pembacaan doa dan yasinan bersama di Masjid Agung Palembang, (3/8).
Meski digelar sederhana, acara tetap dihadiri seluruh stake holder SEA Games 2011. Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng, Ketua KONI/KOI Rita Subowo, Ketua Pelaksana Harian Inasoc (Indonesian SEA Games Organizing Committee) Rahmat Gobel bersama Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ikut hadir di Masjid Agung Palembang.
Dalam sambutannya Andi Mallarangeng mengatakan, meski digelar sederhana, secara umum ini tidak mengurangi keseriusan Indonesia dalam menggelar pesta olahraga bangsa-bangsa Asia Tenggara ini.
Andi menjelaskan, saat ini  pihaknya fokus kepada tiga program prioritas. Pertama, mengejar penyelesaian pembangunan venues di DKI dan Palembang, penyiapan penyenggaraan, dan menyiapkan atlet yang akan turun pada pertandingan nanti.
’’Memang tidak mudah tapi insya Allah kita siap, optimisme ini timbul setelah venue tenis selesai, dan voli yang baru saja selesai uji coba lapangan dengan dilaksanakannya Kejuaraan Voli Antarklub Asia,’’ ujar Andi kepada wartawan di Masjid Agung Palembang (3/8).
Sedangkan Alex Noerdin menjelaskan, pihak kontraktor telah setuju pengerjaan dikebut meskipun Ramadan, pembangunan venue SEA Games di Jakabaring Sport City tetap dikebut agar target selesai pada September tercapai. ”Pekerja tetap bekerja seperti biasa. Bahkan menurut para kontraktor, selama Ramadan para pekerja dilemburkan hingga pukul 22.00,” katanya.
Pembangunan memang perlu dikebut karena pada September akan ada beberapa tes even SEA Games seperti cabang olahraga (cabor) renang, tenis lapangan, serta cabor menembak. ”Jadwal tes even semakin dekat, karena itu penyelesaian venue harus dikebut,’’ ujar Alex.
Dijelaskan Alex, ada beberapa venue yang siap pada Agustus ini seperti tenis lapangan, voli dan wisma atlet, sementara pada September dipastikan semua venue akan selesai.
Ketua Harian Inasoc Rahmat Gobel dalam menjelaskan, pihaknya terus menggencarkan pendekatan kepada sejumlah sponsor, ditambah kenyataan bahwa dana yang diturunkan pemerintah tidak sesuai dengan yang diajukan.
’’Kita tetap mengadakan pendekatan dan dalam waktu dekat empat sampai lima sponsor baru akan sepakat bekerja sama,’’ kata Rachmat di sela-sela acara di Masjid Agung Palembang (3/8). ”Saya  harap semua kerja sama sponsorship tersebut sudah tuntas paling lambat akhir Oktober  nanti,’’ tuturnya. (ags)

Terbit di Koran harian pagi ibu kota INDOPOS Tanggal 10 Agustus 2011

Kategori:KEMENPORA
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: