Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Diingatkan Hati-Hati, Sudah Lima Calhaj Meninggal

Diingatkan Hati-Hati, Sudah Lima Calhaj Meninggal

BELUM ADA PERSIAPAN: Lokasi wuquf Arafah yang biasa digunakan calhaj Indonesia. Toilet di Arafah juga disediakan.

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (13)
Para calon haji (calhaj) diminta untuk menghemat tenaga, terutama satu minggu menjelang wuquf agar kondisinya tetap prima di Arafah nanti. ’’Tidak menforsir diri yang sifatnya sunat, karena akan melakukan yang wajib (rukun haji, Red), yakni wuquf di Arafah,’’ ujar Kepala Satuan Operasi Arafah Muzdalifah, dan Mina (Armina) Abu Haris  (12/10).
FISIK yang prima memang sangat diperlukan, karena para calhaj akan melaksanakan rangkaian ibadah yang membutuhkan banyak energi.’’Bergerak pada 8 Dzulhijjah. Pada 9 wuquf, malamnya di Muzdalifah. Setelah itu menuju Mina dan melempar jumrah,’’ jelas Abu Haris saat meninjau lokasi yang akan digunakan wukuf untuk rombongan calhaj Indonesia di Arafah, Makkah,.
Mengacu tahun lalu, lanjutnya, posisi calhaj Indonesia saat wuquf nanti di ujung timur bagian utara Arafah. Luasnya sekitar 100 hektare. ’’Sekarang belum ada persiapan yang terlihat dan dilakukan oleh pihak Arab Saudi. Mereka biasanya mendekati pelaksanaan Arafah baru disiapkan. Nanti ada tenda-tenda. Ukuran 4×4 meter. Bisa diisi 10 sampai 11 orang. Nanti akan dibagi makrab-maktab. Satu maktab antara 1.500 hingga 3.000 orang,’’ terangnya.
Sarana toilet dan tempat wudlu permanen sudah sejak lama. Hanya, jumlahnya belum sebanding secara ideal dengan calhaj. Sementara itu, suasana Masjidil Haram sudah ramai oleh para calon jamaah haji. Mereka yang melakukan tawaf di Kakbah sudah penuh sesak. Dari pantauan INDOPOS Selasa petang pukul 17.00 waktu setempat, jalan menuju ke Kakbah dari pintu alif  Babul Malik Abdul Aziz sudah padat.
Para calhaj Indonesia yang sudah datang ke Makkah juga tampak melakukan umrah. Mereka datang berkelompok misalnya dari Embarkasi Padang 1, Balikpapan 1, Embarkasi Jakarta (JKS1) . Usai salat Isya, rombongan calhaj dari Medan juga tampak menuju Masjidil Haram. Hingga kemarin siang pukul 15.00 waktu setempat atau 19.00 WIB, calhaj yang sudah datang masuk ke Makkah berjumlah 6.792 orang yang tergabung dalam 17 kloter.  Satu calhaj lagi meninggal dunia kemarin. Dengan demikian total ada lima calhaj yang meninggal dunia. Mereka adalah Kasiyah Nimti Ahmad Disan dari kloter 2 embarkasi Solo, Marhadi bin Druno dari kloter 1 embarkasi Surabaya, Andi Sutriany Amra binti Andi Mappiara dari kloter 1 embarkasi Makassar, Dedeh Misyanah binti H.A. Sutia kloter 17 JKS (Jawa Barat), dan Muhtar bin Encon dari kloter 1 JKS. Semua meninggal di Madinah.
Menyusul calhaj Indonesia yang terus berdatangan dari Madinah ke Makkah, pihak keamanan pun bersiap. ’’Para jamaah kalau keluar hendaknya membawa uang secukupnya. Kalau ke tempat wudhu atau kamar mandi waspada. Waktu rawan antara azan dan qomat, biasanya orang buru-buru. Jangan juga terlihat bingung. Yakinlah Allah akan melindungi,’’ tegasnya. (zul)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: