Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Pakai Seragam Petugas, Gondol Uang dan HP Calhaj

Pakai Seragam Petugas, Gondol Uang dan HP Calhaj

UMRAH: Para Calhaj saat di dalam bus Saptco menuju Terminal Bab Ali (Babus Salam).

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (14)
Tak hanya di Madinah, aksi kejahatan menimpa calon haji (calhaj) Indonesia di Makkah, Arab Saudi. Korbannya adalah Zainuddin bin Maizin, 84, calhaj kloter 1 embarkasi Padang bernomor paspor A0383352. Tas yang berisi uang 1.500 riyal, Rp 250 ribu, HP Nokia, buku doa, dan buku kesehatan raib.

’’KEJADIANNYA pukul Selasa pukul 23.30 waktu setempat di Masjidil Haram. Laporan masuk Rabu petang (12/10) sore. Tasnya ditemukan pukul 13.30 Rabu. Tapi barang-barangnya sudah tidak ada,’’ ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Arsyad Hidayat ditemui di kantornya, kemarin (13/10).
Dari laporan yang diterima, pelaku mengenakan seragam mirip petugas yang berwarna biru. Pelaku yang tidak sendirian ini meminta data yang ada di dalam tas Zainuddin.’’Pelaku bilang, identitasnya mau dimasukkan ke dalam komputer. Kalau tidak, hajinya tidak sah. Jadi pelaku menakut-nakuti korban. Korban yang tercatat di pemondokan 302 Zumaizah, ketika itu ketinggalan rombongan,’’ imbuh Arsyad.
Atas kejadian ini, Arsyad untuk kesekian kalinya mengingatkan kepada para calhaj untuk lebih berhati-hati kepada setiap orang yang tidak atau baru dikenalnya. Kalau ada yang pakai seragam petugas atau mengaku petugas, dia minta calhaj melihat betul identitasnya yang ada di baju seragam. Di situ ada namanya, tahunnya 2011, kartu identitas yang ada tulisannya Misi Haji Indonesia 1432. Kalau seperti ini berarti petugas. ’’Kalau menawarkan, harap diingat juga siapa namanya. Ini memudahkan kami, kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kami mudah mengeceknya,’’ jelasnya.
Arsyad yakin para petugasnya tidak melakukan tindakan tercela seperti aksi kejahatan kepada para calhaj. Sebab, sebelum mereka diterima jadi petugas, harus menandatangani sejumlah komitmen secara tertulis. ’’Tapi, jika benar ada petugas yang yang tidak benar, saya akan memberi sanksi sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan. Mulai dari lisan, tertulis, hingga pemecatan tidak hormat, kalau diperlukan,’’ jelasnya.
Dari data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu, hingga kemarin sudah ada 15 calhaj yang melaporkan kehilangan barang maupun uang. Jumlahnya kalau dikurs rupiah senilai Rp 38. 875.000.
Sementara itu, Calhaj Indonesia yang sudah masuk ke Makkah dari Madinah hingga pukul 15.00 waktu setempat atau 19.00 WIB sebanyak 12.722 orang (32 kloter).  Sedangkan, seorang calhaj lagi meninggal dunia. Dengan demikian, seperti dilaporkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu, sampai kemarin (13/10) total ada enam calhaj yang meninggal dunia. Mereka adalah Kasiyah binti Ahmad Disan, 78, (Kebumen) dari Solo, Marhadi bin Druno, 50, (Bangkalan) dari Surabaya, Andi Sutriany Amra binti Andi Mappiara, 60, dari Makassar, Dedeh Misyanah binti H.A. Sutia, 60, Bandung Barat, Muhtar bin Encon, 90, Tasikmalaya, dan Tamidjah binti Manidjan, 64, Jakarta Timur. Tamidjah meninggal Rabu malam (12/10). Semua meninggal di Madinah. Sedangkan calhaj sakit yang masih dirawat inap di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) di Makkah ada delapan orang. (zul)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: