Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Banyak Tersesat, 31 Oktober Harus Masuk Makkah

Banyak Tersesat, 31 Oktober Harus Masuk Makkah

SEDEKAH: Calhaj asal Aceh dapat kucuran 1200 riyal per orang. Tampak suasana pemberian sedekah di kantor Sektor 9, Bakhutmah, Makkah, Sabtu 15/10.

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (16)
Para calon haji (calhaj) Indonesia diingatkan agar masuk ke Makkah paling lambat 31 Oktober 2011 atau 4 Dzulhijjah 1432 H. Menurut Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat, closing date dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah pada 4 Dhulhijjah pukul 24.00. Yang dari Madinah juga demikian.

SEKEDAR diketahui, calhaj gelombang pertama yang ke Madinah terlebih dahulu berangsur-angsur bergerak ke Makkah. Mereka kali pertama tiba di Makkah pada 11 Oktober. Hingga pukul 14.45 waktu setempat kemarin, calhaj dari Madinah yang sudah tiba di Makkah sebanyak 26.969 orang. Mereka tergabung di 67 kloter. Kemarin (15/10) dijadwalkan 16 kloter tiba di Makkah dari Madinah. Namun, hingga pukul 15.30 waktu setempat atau 19.30 WIB, belum ada kloter yang masuk ke Makkah.
Sedangkan gelombang kedua yang sudah mulai tiba 14 Oktober di Jeddah, langsung bergerak ke Makkah. Pada 14 Oktober, kloter 12 embarkasi Medan yang mengangkut 455 calhaj asal Sumut telah tiba di Jeddah dan masuk ke Makkah. Sedangkan kemarin (15/10), direncanakan dua kloter akan tiba, kloter 16 Makassar (360 calhaj dari Sulsel), dan kloter 12 embarkasi Padang (360 calhaj asal Jambi). Yang dari Makassar sudah tiba.
Selain calhaj reguler yang jumlah totalnya 201 ribu, calhaj haji khusus yang totalnya 20 ribu juga sudah mulai masuk mulai 14 Oktober. ’’Mereka sudah datang. Menuju ke Madinah terlebih dahulu. Jangan lupa pada 4 Dhulhijjah harus masuk ke Makkah,’’ tegas Arsyad. Kepala Seksi Pengendali Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Daerah Kerja Makkah Khorizi Dasir Dulabas menambahkan, pada 14 Oktober, calhaj khusus yang sudah tiba sebanyak 259 orang yang berasal dari 2 penyelenggara. ’’Hari ini (kemarin, Red) ada 347 orang dari 2 penyelenggara,’’ tegasnya. Total hingga pukul 15.11 kemarin, calhaj yang telah tiba sebanyak 81.348 orang (202 kloter).
Sementara itu, dua calhaj meninggal dunia lagi. Dengan demikian, seperti dilaporkan Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu, sampai kemarin (15/10) total ada 10 calhaj meninggal dunia. Fatimah binti H. Jamal dari kloter 8 embarkasi Palembang. Calhaj berusia 86 tahun asal Kota Prabumulih, Sumsel meninggal pada 14 Oktober pukul 21.45 waktu setempat di Madinah. Satu lagi, Kasimun bin Murtijan, 77, dari Kediri, Jatim meninggal kemarin (15/10) pukul 09.05 di Madinah.
Sementara itu, calhaj Indonesia yang tersesat di Makkah masih banyak. Bahkan cenderung menunjukkan tren peningkatan. Setidaknya dalam tiga hari terakhir. ’’Pertama laporan yang masuk ada 20 jamaah. Kemudian hari berikutnya 54 calhaj dan kemarin, 50 orang,’’ ujar Arsyad. Kebanyakan yang tersesat adalah calhaj yang tinggal di pemondokan di daerah Jarwal, Hafair, Syari’ Mansur, dan Syari’ Ummul Quro. Mereka biasanya habis menyelesaikan umrah dan keluar di arah Marwa.
Terpisah, calhaj asal Nanggroe Aceh Darussalam yang tergabung dalam kloter 4 embarkasi Aceh (BTJ), kemarin, tersenyum. Sekitar 325 calhaj di pemondokan Bakhutmah, Makkah menerima sedekah masing-masing 1.200 riyal dan buku-buku dari Habib Buja’ Al Asyi.  Menurut Teuku Anas, Habib Buja’ berasal dari Aceh yang mempunyai usaha di Arab. ’’Dia menitipkan wasiat, memberi bantuan kepada calhaj Aceh,’’ imbuh Anas. (zul)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: