Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Tunggu Bus, Calhaj Sempat Menumpuk di Terminal Bab Ali

Tunggu Bus, Calhaj Sempat Menumpuk di Terminal Bab Ali

BERJUANG: Para Calhaj berdesak-desakan untuk mendapatkan bus.

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (19)
Antrean panjang para calon haji (calhaj) Indonesia terjadi di terminal Bab Ali, dekat Masjidil Haram pada Senin malam (17/10). Para calhaj yang habis menunaikan salat Isya dan mau kembali ke pemondokan di wilayah Mahbas Jin harus menunggu bus Saptco (Saudi Arabian Public Transportation Company) satu jam lebih.

’’KAMI sudah menunggu dua jam. Tadi yang antre panjang sekali,’’ ujar seorang calhaj perempuan yang terlihat berdesak-desakan menunggu kedatangan bus. Saat INDOPOS ke lokasi yang letaknya tak jauh dari Maulid Nabi, antrean tinggal sekitar 100 meteran.
Ketika itu waktu setempat menunjukkan sekitar pukul 21.30. Pintu yang dibuka untuk calhaj asal Indonesia hanya satu. Itu pun harus sabar menunggu untuk keluar dari pintu, karena para calhaj yang sudah di luar pintu masih menunggu bus datang.
’’Saya sudah pasrah, tadi antreannya panjang. Ada yang marah-marah dan mengejar saya. Saya sudah jelaskan ke mereka,’’ ujar petugas dari Indonesia, Nur Zamzam.
Saat desak-desakan itu, ada seorang perempuan terjatuh. Beruntung segera tertolong dan tidak menyebabkan hal yang membahayakan terjadi. ’’Ada ambulance yang datang, tapi tidak mau dibawa. Tak ada yang pingsan. Ditutup dulu agar situasi di luar pintu tidak crowded (macet, Red). Kalau banyak yang keluar, bus tidak bisa masuk untuk berputar, karena tempat terbatas. Sempat stag sekitar sejam,’’ tegas Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah Heryawan Hadi Kusumah di Makkah, Arab Saudi, kemarin (18/10).
Kepala Sektor 1 Badrun di lokasi mengatakan, begitu mendengar situasi crowded, dia langsung datang ke lokasi. Para calhaj di Mahbas Jin sebagian masuk Sektor 1, sebagian lagi masuk Sektor 2. ’’Saya tidak tahu, kenapa jumlah busnya dikurangi. Padahal, jumlah jamaah semakin banyak. Hampir 10 ribu orang. Dari sektor satu saja, 4.750 orang. Ditambah dari Sektor 2. Awal-awal kedatangan calhaj, bus yang dioperasikan 3, terus setelah itu 9 bus, tapi hari ini (Senin, Red) dikurangi,’’ jelas Badrun yang bersama kasektor 2 datang ke lokasi pintu keluar yang di atasnya sebagian tertutup beton cor.  Antrean panjang di antaranya mulai terurai saat calhaj dari Malaysia dan Iran yang menggunakan pintu lain mulai longgar.
Sementara itu calhaj yang meninggal terus bertambah. Hingga kemarin (18/10), data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Kemenang menyebutkan, total sebanyak 21 calhaj meninggal di Arab Saudi. Sebanyak 5 calhaj meninggal di Makkah. Mereka adalah Gusli bin Maani, 59, dari Cilincing, Jakut. Dia meninggal pada 17 Oktober pukul 19.38 di pemondokannya. Fadli Hasani bin Zainal Abidin, 64, dari Jember meninggal kemarin (18/10) di pemondokan. Yuslaini binti H Abdurrahman, 49, asal Kabupaten Aceh Barat Daya, NAD meninggal kemarin.
Selanjutnya, Marsaid bin Sastrodimejo, 77, asal Temanggung, Jateng meninggal kemarin di rumah sakit dan  Mashudi bin Bakri, 71, dari Semarang meninggal kemarin pukul 10.10. Sebelumnya 16 calhaj meninggal, sedangkan yang dirawat inap di Balai Pengobatan Ibadah Haji Makkah ada 25 orang. (zul)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: