Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Nonkuota Masih Marak, Jadi Tanggung Jawab yang Memberangkatkan

Nonkuota Masih Marak, Jadi Tanggung Jawab yang Memberangkatkan

ISTIRAHAT: Sejumlah calhaj duduk di halaman Masjidil Haram. Mereka menunggu rekan-rekannya.

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (22)
Calon haji (calhaj) nonkuota masih saja ada. Saat ini, banyak calhaj nonkuota yang sudah sampai Arab Saudi. Bahkan Jumat (21/10) ada calhaj nonkuota yang tersesat.

’’UNTUK calhaj nonkuota mereka tidak mendapat sejumlah jaminan dari pemerintah dan mereka merupakan tanggung jawab yang memberangkatkan,’’ ujar Kepala Seksi Pengendali Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Daerah Kerja Makkah Khorizi Dasir Dulabas di Makkah, Arab Saudi, kemarin.
Tahun lalu, calhaj nonkuota jumlahnya mencapai ribuan. ’’Sekitar 3 ribu,’’ ujar seorang sumber. Padahal keberadaan calhaj nonkuota bukan tanggung jawab pemerintah Indonesia, sehingga segala haknya harus dipenuhi oleh yang memberangkatkan. Mereka tidak mendapat jaminan seperti pembinaan, pelayanan, keselamatan, serta perlindungan. Seperti saat wukuf di Arafah, calhaj nonkuota tidak mendapat tenda untuk berteduh dan pada akhirnya mereka ikut dengan jamaah reguler.
Karena tidak terdaftar di Kementerian Agama, jika sakit dan mendapat perawatan di Balai Pengobatan Haji Indonesia, datanya tidak terdaftar. Calhaj juga sulit mendapat perlindungan karena mereka tidak teridentifikasi dalam data di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Kementerian Agama.
Terpisah, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Syairozi Dimyati mengatakan, pihaknya terus memantau kedatangan calhaj nonkuota. ’’Tugas kami memantau dan melaporkan kedatangan mereka kepada Muassasah Asia Tenggara,’’ katanya. Posisi calhaj nonkuota, lanjutnya, bagi Arab Saudi adalah legal. Mereka mengantonggi visa haji yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia. ’’Hanya mereka tidak mengikuti jalur dan ketentuan yang diatur oleh pemerintah Indonesia,’’ jelasnya.
Sementara itu, jumlah calhaj yang tersesat masih menembus angka seratus lebih. Kamis malam misalnya, jumlah calhaj yang terdata oleh Sektor Khusus Masjidil Haram mencapai 160 orang lebih. Demikian juga kemarin (21/10), jumlahnya lebih dari 100 orang. ’’Data yang tercatat dari pagi hingga siang ini mencapai 147 calon haji,’’ ujar petugas Sektor Khusus Masjidil Haram Ilham Ahmad. Menurutnya, kebanyakan yang tersesat adalah calhaj usia lanjut. Mereka biasanya tertinggal rombongan ketika melaksanakan umrah dan ibadah lainnya.
Masih banyaknya calhaj yang tersesat ini diantisipasi oleh Daerah Kerja (Daker) Makkah. ’’Kami menambah petugas jaga. 20 tenaga musiman yang berada di Daker, kami arahkan ke Sektor Khusus untuk membantu calhaj yang tersesat. Kalau di Sektor Khusus sendiri, tim pengamanan berjumlah 15 orang,’’ kata Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat.
Sementara itu, sampai kemarin sore pukul 18.00 waktu setempat, jumlah calhaj meninggal dunia yang terdata sebanyak 31 orang. Sebelumnya 27 meninggal dunia. Odik Sodikin bin Djuhriya, 64, dari Kabupaten Bandung meninggal pada 20 Oktober di Makkah, Moh. Arifin bin Arwani, 55, dari Gresik meninggal pada 20 Oktober di Madinah, M. Kholil bin San Munari, 75, dari Indragiri Hilir, Riau meninggal pada 21 Oktober di Makkah, dan Harmaini Harahap bin Khalifah Zainuddin, 75, dari Medan meninggal [ada 21 Oktober di Makkah. Sedangkan calhaj yang dirawat inap di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI)  di Makkah sebanyak 43 dan di RS Arab Saudi (AS) 4 calhaj. Sedangkan BPHI Jeddah 16 orang dan 4 di RS AS, adapun di BPHI Madinah 5 orang dan 2 orang di RS AS. (zul)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: