Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Pasar Hewan Kaqiyah Mulai Ramai oleh Calhaj

Pasar Hewan Kaqiyah Mulai Ramai oleh Calhaj

TINGGAL PILIH: Mereka yang ingin membeli hewan seperti kambing atau unta bisa datang ke Pasar Kaqiyah.

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (30)
Para calon haji (calhaj) Indonesia memang sebagian memilih haji tamattu’, yakni melakukan umrah lebih dahulu kemudian mengerjakan haji. Cara ini dikenakan dam. Para calhaj Indonesia sebagian memilih haji tamattu’. Namun ada sejumlah calhaj yang memilih haji ifrad atau qiran.

’’SAYA ifrad,’’ ujar seorang calhaj kepada INDOPOS di depan Sektor Khusus Masjidil Haram. Haji ifrad adalah melakukan haji saja. Bagi yang akan umrah, setelah menyelesaikan hajinya dapat melaksanakan umrah.
Pagi itu sekitar pukul 06.00, pria yang bernama Muhammad Sais itu diantar ke Sektor Khusus Masjidil Haram, karena tidak tahu jalan pulang ke pemondokan setelah melaksanakan salat Subuh dan ibadah lainnya di Masjidil Haram. Pria yang usianya di kisaran kepala enam itu masih mengenakan pakaian ihram. Padahal sudah beberapa hari sampai di Makkah dan telah melaksanakan umrah. ’’Saya datang Rabu dan sudah melakukan umrah,’’ ujar pria yang berasal dari Maluku Utara yang tergabung di kloter 10 embarkasi Ujung Pandang itu.
Dia tahu, kalau harus memakai pakaian ihram hingga setelah puncak haji atau setelah rangkaian hajinya selesai dikerjakan.’’Sampai selesai wukuf di Arafah nanti,’’ imbuhnya. Dia memilih ifrad, karena panggilan hati. Di rombongannya yang memilih ifrad ada 10 orang. Menurut Kepala Seksi Bimbingan Ibadah Daerah Kerja Makkah Syahlan Arief, pihak Kementerian Agama memang tidak mengarahkan kepada para calhaj memilih salah satu di antara tiga tersebut. ’’Kalau jamaah mau memilih tamattu’ atau ifrad atau qiran, silakan saja,’’ jelasnya kepada INDOPOS.
Naib Amirul Haj KH Hasyim Muzadi mengatakan, memilih ifrad, qiran atau tamattu’ merupakan pilihan masing-masing. ’’Silakan pilih sendiri. Islam tidak memilihkan. Ifrad tidak bayar dam,’’ tegasnya.
Sementara itu, suasana di pasar Kaqiyah yang menjual hewan seperti kambing dan unta serta menyediakan tempat penyembelihannya, kemarin (29/10) tampak ramai. Sejumlah calhaj Indonesia dan negara lain tampak datang.’’Saya mau melihat-lihat dulu,’’ ujar Muhammad Ibrahim, calhaj dari kloter 13 embarkasi Aceh ditemui di depan pasar Kaqiyah.
Dia tidak sendiri. Bersama sekitar 7 rekan-rekannya, dia didampingi oleh guide, seorang mahasiswa Al Azhar, Kairo, Munawir. ’’Bisa lewat bank. Tapi, saya mau lihat dulu di sini. Sebab, rombongan 1 dan 3 mengeluarkan SR 350 (riyal) untuk membayar dam tamattu’. Itu katanya sudah termasuk paket ziarah ke gua tsur dan hira, serta melihat-lihat Arafah, Mina, dan Muzdalifah. Cukup umurnya untuk disembelih. Yang penting sah,’’ ujar Ibrahim yang tergabung di rombongan 9 itu.
Sementara itu, calhaj yang telah tiba di Arab Saudi hingga pukul 13.49 waktu setempat kemarin (29/10), sebanyak 190.742 orang. 182.879 di antaranya telah masuk ke Makkah. Sedangkan calhaj yang meninggal 77 orang. Sebelumnya 74 orang. (zul)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: