Beranda > CATATAN HAJI 2011 > Senin 31/10 Closing Date Calon Haji

Senin 31/10 Closing Date Calon Haji

Suasana Pelaksanaan Haji 2011 di Tanah Suci (31)
MAKKAH-Para calon haji (calhaj) Indonesia terus berdatangan ke Arab Saudi. Hingga kemarin (30/10)pukul 15.00 waktu setempat (19.00 WIB), calhaj yang tiba di Arab Saudi sebanyak 200.510 (479 kloter). Sebanyak 190.495 (471 kloter) di antaranya sudah masuk ke Makkah. Para calhaj reguler gelombang 1
yang sebelumnya ke Madinah terlebih dahulu, sudah bergerak ke Makkah. ’’Di Madinah sudah habis,’’ ujar Kepala Seksi Kedatangan dan Kepulangan Daerah Kerja Makkah Sahbuddin, kemarin.
Data awal yang ada di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Kementerian Agama menyebutkan, jumlah kloter secara keseluruhan 500 kloter. Dengan demikian, saat ini tinggal 21 kloter yang belum tiba di Arab Saudi. Semua calhaj harus sudah masuk ke Makkah paling lambat 31 Oktober 2011 pukul 24.00 waktu setempat. ’’Closing date pada 31 Oktober,’’ ujar Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat. Dari jadwal yang dirilis Kementerian Agama, 31 Oktober merupakan akhir pemberangkatan calhaj gelombang II dari tanah air ke Jeddah, Arab Saudi. Dari Jeddah, calhaj yang masuk gelombang II langsung ke Makkah.
Terpisah, Dirjen Penyelenggara Ibadah dan Umroh Slamet Riyanto mengatakan, persiapan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina sudah cukup baik. ’’Informasi yang saya terima persiapannya sudah baik dan koordinasinya juga lancar,’’ kata Slamet, kemarin. Untuk katering sudah dipastikan dengan prasmanan karena dinilai lebih baik. Makanan yang disajikan dalam keadaan fresh, jika dibandingkan dengan nasi kotak. Sedangkan Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dr Mawari Edy mengatakan, persiapan puncak haji terus dilakukan. Salah satunya adalah pemeriksaan kondisi kesehatan calhaj sebelum berangkat wukuf di Arafah. ’’Untuk screening kami
sudah mengedarkan surat kepada masing-masing dokter kloter agar mulai melakukan pemeriksaan kondisi akhir jamaah,’’ ujar Mawari. Hasil pemeriksaan menjadi dasar bagi petugas kesehatan dalam memperlakukan jamaah. Pihaknya akan memilah kondisi calhaj dalam tiga kelompok, mandiri, observasi, dan tunda.
Bagi calhaj yang mengalami gangguan kesehatan, namun mampu mengobati diri sendiri akan masuk kategori mandiri. Sedangkan calhaj sakit yang membutuhkan pendampingan masuk dalam kategori observasi. Sementara calhaj sakit yang membutuhkan perawatan intensif, masuk kategori tunda. Calhaj yang masuk kelompok observasi dan tunda kemungkinan besar akan disafariwukufkan. Sementara itu, seorang calhaj Indonesia dari Nanggroe Aceh Darussalam pulang sebelum wukuf di Arafah karena akan mengikuti tes kesehatan dalam pemilihan kepala daerah (Pemilukada) di daerahnya. (zul)

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: